Lagi lagi kehadiranku bersama asmara membuat keresahan. aku memang tidak piawai dalam urusan asmara.
untuk kesekian kalinya, dipertegas, aku hanya bisa menilai ,tapi kurang beruntung dalam memiliki.
maafkan ucapan saya.
*ladang imajiner, sembab
Lelaki dan Asmara
Written By ari hamzah mohammed on Thursday, 7 March 2013 | 22:29
Labels:
Aku,
Kontemplasi

Post a Comment